23/04/2026

Legislator Sabaruddin Tegaskan Pendidikan Pancasila Penting, Wujudkan Generasi Cinta NKRI  

0
Legislator Sabaruddin Tegaskan Pendidikan Pancasila Penting, Wujudkan Generasi Cinta NKRI

Legislator Sabaruddin Tegaskan Pendidikan Pancasila Penting, Wujudkan Generasi Cinta NKRI. Ketua Komisi-II DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sabaruddin Panrecalle, terus melakukan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023. Untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar berbangsa dan bernegara pada generasi muda Balikpapan, pada Sabtu (11/10/2025).

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Balikpapan- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), H. Sabaruddin Panrecalle SS MAP, kembali menegaskan. Bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila, harus terus dikuatkan. Terutama di tengah masyarakat Benuea Etam ini, khususnya generasi muda.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-9, pada Sabtu (11/10/2025). Kali ini Sosper ke-9 tersebut, tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Acara tersebut, digelar di Jalan Projakal, GG Hidayah, Nomor-50 RT-22, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara.

Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan
Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan

Sabaruddin Panrecalle, Legislator Partai Gerindra yang menginisiasi acara ini, menjelaskan. Bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2023 itu, merupakan bentuk komitmen DPRD Kaltim, bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Yakni untuk menanamkan kembali nilai-nilai dasar berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi pedoman, dalam bertindak, dan bersikap. Melalui Perda ini, kita ingin masyarakat, terutama generasi muda. Yakni memahami makna kebangsaan, dan menjadikannya dasar, dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Sabaruddin Panrecalle, Ketua Komisi-II DPRD Kaltim ini, dalam sambutannya, di hadapan puluhan peserta Sosper ke-9 yang hadir.

Pria yang akrab disapa Sabaruddin ini, juga menambahkan. Bahwa pendidikan Pancasila, bukan hanya tanggung jawab sekolah. Tetapi juga keluarga, dan lingkungan sosial di masyarakat.

“Kalau nilai-nilai ini hidup, di tengah masyarakat. Kita tidak mudah terpecah, oleh perbedaan. Semangat gotong-royong, dan persatuan itu yang harus terus kita jaga,” tegas Sabaruddin Panrecalle, dari Daerah Pemilihan (Dpail) Balikpapan itu.

Agenda rutin kedewanan ini, juga menghadirkan dua narasumber kawakan di bidangnya. Yakni Muhammad Bayu Septian SH, dari Kesbangpol Balikpapan, yang menjadi narasumber pertama. Dia menjelaskan, bahwa Perda ini menjadi dasar hukum yang penting. Khususnya dalam memperkuat ketahanan ideologi bangsa, di tingkat daerah.

“Pendidikan Pancasila, harus diimplementasikan dalam berbagai kegiatan sosial, dan pemerintahan. Kesbangpol mendorong, agar program ini bisa masuk ke lembaga pendidikan formal, maupun nonformal,” teran Bayu.

Dia juga menilai, sosialisasi ini menjadi langkah konkret. Terutama dalam membumikan Pancasila, di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.

“Kita perlu benteng ideologis, bagi masyarakat, khususnya anak muda. Agar mereka tidak mudah terpengaruh. Khususnya oleh berbagai paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan,” ungkap Bayu.

Selanjutnya pemateri kedua, Suriansyah dari Partai Gerindra sebagai narasumber berikutnya. Dia mengajak masyarakat, untuk menanamkan kembali rasa nasionalisme. Juga memperkuat wawasan kebangsaan, sebagai benteng terhadap perpecahan.

“Perda ini hadir, untuk mengingatkan kita semua. Bahwa cinta tanah air, bukan slogan. Tapi tindakan nyata. Menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan menolak segala bentuk radikalisme, adalah bentuk pengamalan Pancasila,” beber Suriansyah.

Sebagai pemandu acara, Pujangga Assari memberikan penilaian, dan pandangannya. Bahwa kegiatan sosialisasi itu, berjalan dengan dinamis, dan penuh antusiasme dari para peserta. Dia menekankan, pentingnya kegiatan semacam ini, terus digelar. Terutama di berbagai wilayah di Bumi Etam. Agar pesan kebangsaan, semakin luas tersampaikan.

“Diskusi hari ini menunjukkan, bahwa masyarakat Balikpapan masih memiliki semangat kuat. Khususnya untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut. Agar Pancasila benar-benar hidup dalam tindakan,” tutur Pujangga.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore tersebut, diakhiri dengan sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif. Antara peserta dan narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan (Wasbang), dapat semakin membumi di masyarakat Kalimantan Timur. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan