17/04/2026

Syahariah Masud Tegaskan Perang Melawan Narkoba Harus Dimulai dari Warga Desa

0
Syahariah Masud Tegaskan Perang Melawan Narkoba Harus Dimulai dari Warga Desa

Syahariah Masud Tegaskan Perang Melawan Narkoba Harus Dimulai dari Warga Desa. Anggota Komis-IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hj Syahariah Masud SE, mengingatkan penyalahgunaan narkotika kini telah merambah ke desa-desa.

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Paser- Peringatan keras, dan tegas pada penyalahgunaan narkotika, juga datang dari kalangan Legislatif. Yakni Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Hj Syahariah Masud SE. Dirinya terus berupaya mengingatkan masyarakat, bahwa pererdaran barang haram narkotika itu, kini tak hanya mengancam kota besar saja. Namun, tetapi juga telah merambah ke desa-desa.

Oleh karena itu, sebagai antisipasi dan pencegahan dini. Dia sampaikan dalam agenda Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 4 Tahun 2022. Tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika, dan Psikotropika (P4GN-PNP). Sosper ke-8 itu, kali ini dilaksanakan di Kelurahan Muara Komam, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, pada awal bulan lalu, tepatnya Minggu (10/8/2025).

Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan
Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan

“Jangan berpikir, narkoba hanya ada di kota. Sekarang peredarannya sudah menyentuh kampung, dan desa. Kalau kita lengah, generasi muda kita bisa hancur,” tegas Hj Syahariah Mas’ud, Anggota Komisi-IV DPRD Kaltim ini, di hadapan warga yang hadir.

Legislator Srikandi Partai Golkar ini menekankan. Perda ini hadir, untuk menjadi payung hukum. Sekaligus pedoman bersama. Bagi pemerintah daerah, aparat penegak hukum (APH), dan masyarakat dalam memerangi narkotika.

Sosper ke-8 anggota dewan yang akrab disapa Syahriah ini, juga menghadirkan pemateri di bidangnya. Yakni Kapolsek Muara Komam, AKP Wahyudhi Ismanto SH. Dia hadir menjadi narasumber, mengungkapkan. Bahwa peredaran narkoba di wilayah pedesaan, sering memanfaatkan jalur-jalur tidak resmi.

“Para pelaku, memanfaatkan kelengahan kita. Mereka tahu, di desa tidak ada pengawasan seketat di kota. Karena itu, peran warga sangat penting. Untuk memberikan informasi kepada Polisi,” terang Wahyudhi.

Kemudian pemateri selanjutnya, Muksin SPdI MSi, yang juga tampil sebagai narasumber. Dia menyoroti, dampak sosial dan moral, yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba bukan hanya merusak fisik. Tapi juga meruntuhkan nilai-nilai moral, merusak keluarga, dan memutus masa depan. Pencegahannya, harus dilakukan lewat edukasi sejak dini,” beber Muksin.

Sosper ini juga dikawal oleh moderator kawakan, Susi Suryani. Dia menilai, kegiatan sosialisasi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat. Yakni untuk lebih peka, terhadap ancaman narkotika di lingkungannya.

“Warga harus menjadi garda terdepan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan. Jangan menunggu sampai korban berjatuhan,” ajak Susi.

Melalui kegiatan Sosper ke-8 ini, Hj Syahariah menaruh harapan besarnya. Agar kesadaran masyarakat semakin meningkat, dan kepedulian pada lingkunganya juga semakin tumbuh.

“Perda ini bukan sekadar tulisan di kertas. Ini adalah alat untuk melindungi kita semua. Tapi keberhasilannya, tergantung pada keseriusan kita bersama dalam melaksanakannya,” ujar Syahariah Mas’ud, Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) PPU-Paser itu. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan