18/04/2026

Dorong Integrasi Pengelolaan CSR Lewat BAZNAS, Komisi-IV DPRD Kaltim Studi Tiru ke Kalbar

0
Dorong Integrasi Pengelolaan CSR Lewat BAZNAS, Komisi-IV DPRD Kaltim Studi Tiru ke Kalbar

Dorong Integrasi Pengelolaan CSR Lewat BAZNAS, Komisi-IV DPRD Kaltim Studi Tiru ke Kalbar. Komisi-IV DPRD Kaltim melakukan studi tiru di Pemprov Kalbar, Sabtu (6/9/2025)

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Pontianak- Komisi-IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) kembali melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) keluar daerah. Kali ini ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar), dalam rangka studi tiru pengelolaan dana sosial dan Corporate Social Responsibility (CSR), pada Sabtu (6/9/2025). Kegiatan ini turut melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim, dan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov (Sekretaris Daerah Provinsi) Kaltim.

Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Komisi-IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi. Pihaknya diterima langsung oleh Kepala Bappeda (Badan Pendapatan Daerah) Kalbar, Mahmudah beserta jajaran. Turut hadir dalam pertemuan tersebut anggota Komisi-IV DPRD Kaltim Fadly Imawan, Syahariah Mas’ud, dan Damayanti. Juga ada Ketua BAZNAS Kaltim, KH Ahmad Nabhan dan Kepala Biro Kesra Kaltim, Dasmiah bersama tim.

Bankkaltimtara kelola keuangan DG 2024
Bankkaltimtara kelola keuangan DG

Dalam forum diskusi, Darlis menyampaikan. Bahwa Kalbar dinilai berhasil mengelola CSR secara terintegrasi, dan terkoordinasi langsung oleh pemerintah provinsi. Model ini menjadi acuan penting bagi Kaltim, yang tengah merancang sistem pengelolaan CSR, berbasis kelembagaan.

“Kami melihat, pengelolaan CSR di Kalbar berjalan baik, dan terstruktur. Karena itu, kami melakukan studi tiru ini. Dengan harapan, agar pengelolaan CSR di Kaltim, dapat dimandatkan kepada BAZNAS. Sebagai lembaga yang kredibel, dan berpengalaman,” ujar Darlis sapaan akrabnya.

Pihaknya menambahkan, pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), dan CSR perlu dikonsolidasikan. Agar lebih efektif, dalam mendukung pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin, CSR dari seluruh perusahaan di Kaltim, bisa dikumpulkan, dan dikelola secara terkoordinir. Sehingga manfaatnya lebih terasa, dan mendukung program pemerintah daerah,” terang Darlis Politisi dari PAN ini.

Darlis juga menekankan, bahwa meskipun pendekatan Kalbar, dan Kaltim berbeda. Di mana Kalbar mengelola CSR, langsung melalui tim pemerintah. Sementara Kaltim, berencana menyerahkan mandat kepada BAZNAS. Kendati demikian, keduanya memiliki tujuan akhirnya tetap sama. Yakni memastikan dana sosial digunakan secara optimal, dan tepat sasaran. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan