Sabaruddin Gelar Penguatan Demokrasi Daerah, Pemuda Balikpapan Diajak Jadi Agen Perubahan
Sabaruddin Gelar Penguatan Demokrasi Daerah, Pemuda Balikpapan Diajak Jadi Agen Perubahan. Ketua Komnisi-II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, (Tengah kacamata) kembali menggelar kegiatan sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) di Balikpapan
![]()

AspirasiNews.id, Balikpapan- Upaya menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara, terus dilakukan. Yakni melalui pendekatan edukatif. Hal inilah yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Sabaruddin Panrecalle. Dia kembali menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Demokrasi Daerah (PDD), yang ke-6 kalinya. Acara ini berlangsung di kawasan Jalan Ulin Raya, Perumnas, RT-10, Blok-IX Nomor-59, Balikpapan, bulan lalu, tepatnya pada Jumat (18/07/2025).
Dalam PDD ini menghadirkan warga lintas usia di Kota Minyak itu. Sabaruddin menekankan, pentingnya keseimbangan. Antara hak dan kewajiban, sebagai warga negara. Dia mengajak masyarakat, terutama kalangan muda. Untuk tidak hanya menuntut keadilan, tetapi juga aktif menjalankan tanggung jawab mereka. Yaitu sebagai bagian dari sistem demokrasi.

“Kita tidak bisa hanya menuntut hak saja, lalu lupa akan kewajiban. Keduanya tidak bisa dipisahkan,” jelas Sabaruddin Panrecalle, Ketua Komisi-II DPRD Kaltim ini.
Sabaruddin Panrecalle dengan nada tegas, namun bersahabat juga menambahakan. Dirinya tidak hanya bicara normatif, namun juga mengajak generasi muda. Yakni untuk menjadi lebih vokal, dan terlibat langsung dalam kehidupan sosial. Terutama ketika menyaksikan ketimpangan, atau pelanggaran di lingkungan sekitar. Menurutnya, sikap diam hanya akan membiarkan ketidakadilan tumbuh subur.
“Pemuda jangan cuma jadi penonton. Kalau ada yang salah, sampaikan. Kita semua punya tanggung jawab. Menjaga negeri ini tetap adil,” beber Sabaruddin Panrecalle, Legislator dari Partai Gerindra itu.
PDD ini juga diramaikan oleh kehadiran dua pembicara lainnya. Diantaranya, Muhammad Bayu Septian dari Badan Kesbangpol Balikpapan, serta Suriansyah, seorang tokoh masyarakat yang dikenal vokal dalam isu-isu kewarganegaraan. Keduanya menyampaikan pandangan, dengan gaya yang membumi. Membawa peserta menyelami isu hak, dan kewajiban. Tentunya dengan beragam contoh nyata dari kehidupan keseharian.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dipandu oleh Pujangga Assari. Dirinya cukup sukses menjaga alur percakapan, tetap ringan, namun bermakna. Para peserta tampak antusias, terutama saat sesi tanya jawab. Yang membahas isu partisipasi warga dalam pemilu, hingga sikap terhadap hoaks di media sosial (Medsos).
Dengan kegiatan seperti ini, Sabaruddin menaruh harapan besar. Agar kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terus tumbuh. Sehingga mampu membentuk karakter warga negara yang tidak hanya kritis, tetapi juga bertanggung jawab. (Adv/DPRD Kaltim)
