Warga Kampung Intu Lingau-Kubar Mengadu ke DPRD Kaltim, Masalah Konflik dengan PT BDLR
Warga Kampung Intu Lingau-Kubar Mengadu ke DPRD Kaltim, Masalah Konflik dengan PT BDLR Wakil Ketua-I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel ketika menerima kedatangan Masyarakat Kampung Intu Lingau, Kecamayan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar terlkait konflik agraria dengan perusahaan sawit PT Borneo Daya Lestari Raya (BDLR).
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Konflik agraria, antara warga Kampung Intu Lingau, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), dengan perusahaan sawit PT Borneo Daya Lestari Raya (BDLR) masih belum mendapatkan solusi yang konkret.
Oleh sebab itu, perwakilan masyarakat Kampung Intu Lingau bertandang ke DPRD Kaltim, pada Kamis (21/8/2025) lalu. Bertujuan untuk berkoordinasi, terkait konflik yang mereka hadapi. Langkah ini ditempuh, usai berbagai jalur sebelumnya tidak memberikan solusi pasti. DPRD Kubar juga sudah mengeluarkan keputusan penghentian aktivitas PT BDLR itu.

Wakil Ketua-I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel yang menerima rombongan masyarakat tersebut, memberikan apresiasi. Terhadap kedatangan mereka ke DPRD Kaltim, dalam rangka menjalankan konsep. Melalui kekuatan kelembagaan, dan birokrasi.
“Ini yang selalu saya anjurkan, atau arahkan, ke orang kita. Yaitu Kutai Barat, dan Mahakam Ulu,” jelas Ekti.
Dia menyatakan, memberi dukungan kepada masyarakat. Untuk berproses secara birokrasi, melalui tahapan-tahapan yang ada. Kemudian berkaitan dengan pencabutan HGU maupun IUP. Pihaknya menilai, bahwa hal tersebut yang mengeluarkan adalah kementerian.
“Hal-hal seperti ini, harus tercukupi semua alasan kita, untuk disampaikan ke kementerian. Kita berdiskusi disana, untuk mencabut ini. Nah, kita wajib untuk mempersiapkan diri kita, terkait dengan syarat-syarat yang dibutuhkan. Sampai bisa dicabut,” beber Ekti Imanuel.
Selanjutnya, dengan melalui DPRD Kaltim, akan terus menjalin komunikasi. Terutama dengan instansi-instansi vertikal, untuk mencari solusi. Terhadap permasalahan yang ada tersebut.
“Nanti kalau prosesnya sampai ke atensi yang lebih tinggi, sampai ke pusat. Yang penting data, serta syarat-syaratnya tadi sudah dipersiapkan,” terang Legislator dari Partai Gerindra ini. (Adv/DPRD Kaltim)
