Ekti Imanuel Tinjau Proyek Jalan Tering-Ujoh Bilang, Target 26Km Rampung Akhir Tahun 2025
Ekti Imanuel Tinjau Proyek Jalan Tering-Ujoh Bilang, Target 26Km Rampung Akhir Tahun 2025. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, meninjau langsung progres pembangunan Jalan Tering-Ujoh Bilang di Mahakam Ulu, Rabu (13/8/2025). Peninjauan mencakup kesiapan material dan pelaksanaan fisik di Segmen-I hingga-IV.
![]()

AspirasiNews.id, Mahulu- Guna memastikan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur (Kaltim), berjalan sesuai target, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim, Ekti Imanuel turun langsung, pada Rabu (13/8/2025). Yakni melakukan monitoring intensif, terhadap proyek pembangunan Jalan penghubung, di Kecamatan Tering-Ujoh Bilang, Kabuoaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Peninjauan ini mencakup pembangunan Segmen-I, hingga Segmen-IV. Dimana lokasi ini menjadi bagian penting, dari jalur penghubung antara Kutai Barat (Kubar), dan Mahakam Ulu (Mahulu). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan legislatif, terhadap proyek strategis. Bertujuan membuka keterisolasian wilayah, dan memperkuat konektivitas antar wilayah di Kaltim.

Dalam kunjungan tersebut, pria yang akrab disapa Ekti ini, didampingi oleh perwakilan Dinas PUPR-PERA Provinsi Kaltim, dan pihak kontraktor. la meninjau langsung progres fisik, kesiapan material, serta kendala teknis yang dihadapi di lapangan.
“Proyek ini sudah berkontrak. Ada yang sudah berjalan dua bulan, ada yang baru satu bulan. Fokus kami adalah memastikan kesiapan kontraktor. Terutama terkait material, seperti batu split, semen, pasir, besi, dan ready mix. Dari hasil tinjauan, semua pihak menyatakan siap menyelesaikan pekerjaan sesuai target,” ujar Ekti.
Ekti menegaskan, bahwa panjang total jalan yang sedang dibangun dari Segmen-I hingga-IV ini mencapai sekitar 26 kilometer. la menekankan, pentingnya ketepatan waktu pelaksanaan. Mengingat seluruh kontrak berakhir pada 31 Desember 2025.
“Kami tekankan, bahwa waktu kerja harus dimaksimalkan. Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi urat nadi akses Mahakam Ulu. Jika 26 kilometer ini tembus tahun ini, maka sisa ruas menuju Ujoh Bilang, tinggal sedikit. Ini akan sangat menentukan mobilitas masyarakat, dan distribusi logistik kedepannya,” jelas Legislator dari Partai Gerindra ini.
Dalam proyek ini, terdapat empat segmen yang dikerjakan oleh kontraktor berbeda. Ekti menekankan, pentingnya koordinasi antar pihak. Juga pengawasan teknis yang ketat, dari konsultan pengawas, maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
“Kami minta konsultan pengawas, dan PPK menjalankan fungsi pengawasan, sesuai kontrak serta standar teknis. Semua material sudah tersedia di lokasi, termasuk batching plant. Tinggal bagaimana memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, dan selesai tepat waktu,” tegas Ekti lagi.
Ekti juga mengungkapkan, bahwa monitoring lanjutan akan dilakukan pada Oktober mendatang. la menyebut, bahwa Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, telah menyatakan kesediaannya. Untuk ikut serta dalam peninjauan tersebut.
“Pak Wakil Gubernur sudah berkomunikasi dengan saya. Beliau akan ikut monitoring di bulan Oktober, untuk melihat langsung progresnya. Ini menunjukkan komitmen bersama, antara eksekutif, dan legislatif. Dalam mendorong pembangunan infrastruktur, yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tutup Politisi dari daerah pemilihan (Dapil) Kubar-Mahulu ini. (Adv/DPRD Kaltim)
