24/04/2026

Solusi Atasi Kelangkaan Tenaga Kesehatan, DPRD Kaltim Dorong Rekrutmen Afirmatif Dokter Daerah 3T

0
Solusi Atasi Kelangkaan Tenaga Kesehatan, DPRD Kaltim Dorong Rekrutmen Afirmatif Dokter Daerah 3T

Solusi Atasi Kelangkaan Tenaga Kesehatan, DPRD Kaltim Dorong Rekrutmen Afirmatif Dokter Daerah 3T. Anggota Komisi-IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Kompleksitas dan lamanya prosedur rekrutmen tenaga kesehatan di daerah, dinilai menjadi penghambat utama. Khususnya dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis, dan dokter spesialis di Kalimantan Timur (Kaltim).

Menanggapi isu tersebut, Anggota Komisi-IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry mengemukakan pendapatnya. Pihaknya mendesak pemerintah daerah (Pemda), untuk mengambil langkah strategis. Yakni dengan terobosan, dan tidak terus bergantung pada mekanisme pusat. Karena dinilai terlalu birokratis.

Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan
Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan

“Persoalannya bukan hanya jumlah dokter. Tapi sistem perekrutannya yang terlalu panjang, dan kompleks. Ketika daerah butuh tenaga medis segera, justru proses administratif menjadi kendala utama,” tegas Sarkowi dalam keterangannya, Jumat (8/8/2025).

Menurutnya, sistem rekrutmen yang masih terpusat, dan melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN), sering kali lambat merespons. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan di daerah terpencil, tertinggal, dan perbatasan (3T). Padahal, Pemprov Kaltim telah membuka formasi khusus, bagi dokter spesialis. Untuk bertugas di wilayah 3T tersebut.

“Kondisi ini memprihatinkan. Formasi khusus dibuka, tapi minat pendaftar tidak meningkat. Ini bisa karena lokasi dianggap kurang menarik. Atau prosesnya terlalu menyulitkan,” jelas Sarkowi, sapaan akrabnya.

Sarkowi menekankan, perlunya reformasi menyeluruh. Termasuk kebijakan afirmatif, untuk memprioritaskan lulusan kedokteran, asal daerah 3T. Dia yakin, keterikatan emosional dengan kampung halaman, akan membuat mereka lebih bertahan untuk mengabdi.

“Anak-anak dari daerah 3T, umumnya punya ikatan emosional kuat. Jika diberikan afirmasi, dan didukung pelatihan memadai. Mereka cenderung lebih bertahan,” kata Sarkowi, Legislator dari Patrtai Golkar ini.

Pihaknya juga mendorong, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul). Untuk menciptakan skema rekrutmen berbasis daerah, yang relevan dengan kebutuhan Kaltim. Dirinya menekankan, bisa melalui program bantuan pendidikan, seperti Gratispol. Pragram ini harus diarahkan untuk mencetak tenaga medis, yang siap bertugas di wilayah terpencil.

“DPRD Kaltim berkomitmen penuh, untuk mendorong kebijakan afirmatif, dan penganggaran yang terarah. Guna mempercepat pemerataan tenaga kesehatan. Tujuannya jelas, memastikan seluruh masyarakat, termasuk di pelosok, mendapatkan layanan kesehatan yang setara,” terang Sarkowi, Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegera (Kukar) ini. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan