17/05/2026

SKB Menjadi Andalan Pendidikan Non Formal di Wilayah Pedalaman Kukar, Tercatat 4.500 Peserta

0
SKB Menjadi Andalan Pendidikan Non Formal di Wilayah Pedalaman Kukar, Tercatat 4.500 Peserta

SKB Menjadi Andalan Pendidikan Non Formal di Wilayah Pedalaman Kukar, Tercatat 4.500 Peserta. tampak para pamong belajar di SKB Tenggarong Seberang, sebagai salah satu dari Satuan Pendidikan Non formal (SPNF) SKB andalan di Kukar

Loading

Disdikbud Kukar Benner Iklan

AspirasiNews.id, Kukar- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), terus perluas akses pendidikan. Kali ini melalui penguatan peran Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Langkah ini dinilai strategis, untuk menjawab kesenjangan pendidikan. Terutama di wilayah pedalaman, yang sulit dijangkau sistem pendidikan formal.

“SKB saat ini telah berkembang, menjadi tulang punggung pendidikan nonformal di Kukar,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud Kukar, Pujianto, pada Kamis (19/6/2025).

BANK KALTIM KPR
BANK KALTIM KPR

Pujianto menambahkan, dengan pendekatan fleksibel, namun tetap terstruktur. Satuan Pendidikan Non formal (SPNF) SKB hadir sebagai solusi bagi masyarakat, yang selama ini belum tersentuh layanan pendidikan layak. Terlebih, banyak warga di pelosok Kukar, yang tidak memiliki akses ke sekolah formal. Di sinilah SKB mengambil peran penting, untuk menjangkau mereka.

Selain itu, inisiatif berbasis komunitas, seperti Satuan Kredit Pendidikan (SKP) juga turut membantu. Meskipun, keberlangsungannya kerap terkendala, karena bergantung pada sumber daya lokal.

Sebaliknya, SKB mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Mulai dari pendanaan, dan tenaga pendidik bersertifikasi, hingga kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

“Program seperti Paket A dan B, menjadi ujung tombak. Terutama dalam membantu anak-anak, maupun orang dewasa yang putus sekolah. Agar bisa menyelesaikan pendidikan dasar, dan menengah,” terang Pujianto mewakili Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor.

SKB Menjadi Andalan Pendidikan Non Formal di Wilayah Pedalaman Kukar, Tercatat 4.500 Peserta
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud Kukar, Pujianto

Diterangkan Pujianto, bahwa dalam dua tahun terakhir, jumlah peserta aktif SKB meningkat signifikan. Dari yang semula hanya sekitar 3.000 orang, kini sudah mencapai 4.500. Peningkatan ini, dinilai sebagai bukti. Bahwa SKB tidak hanya diterima, tetapi juga benar-benar dibutuhkan masyarakat.

Jadi, SKB tidak hanya menyediakan pendidikan akademik. Tetapi SKB Kukar, juga menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), untuk menyelenggarakan pelatihan keterampilan vokasional. Mulai dari menjahit, tata boga, hingga teknologi informasi. Tentunya seluruh program dirancang, untuk mendukung kemandirian ekonomi peserta didik.

“Program-program ini, sepenuhnya gratis. Ini tak lepas dari kepedulian Bupati Kukar, terhadap pemerataan pendidikan. Juga upaya menekan angka kemiskinan,” tegas Pujianto. (Adv/Disdikbud Kukar)

Tinggalkan Balasan