13/06/2026

Dispora Tekankan Setiap Cabor Kaltim Susun Road Map, Menuju 3 Besar PON 2028

0
Dispora Tekankan Setiap Cabor Kaltim Susun Road Map, Menuju 3 Besar PON 2028

Dispora Tekankan Setiap Cabor Kaltim Susun Road Map, Menuju 3 Besar PON 2028

Loading

Iklan Benner Dispora Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong semua cabang olahraga (cabor) di wilayahnya, untuk segera menyusun road map atau peta jalan. Agar dalam menjalankan pembinaan, pelatihan dan pendampingan bagi para atlet di Bumi Etam ini, terarah serta terukur secara komprehenseif. Sehingga dalam setiap pertandingan kejuaraan bisa meraih prestasi juara, di level nasional, maupun internasional. Terlebih hal itu juga bertujuan sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON)-XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan NTB mendatang.

Hal ini dikemukaakan langsung oleh Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma AHK), dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IPSI (Ikatan Pencak Silat) Kaltim yang berlangsung pada, Sabtu (31/5//2025) kemarin. Disini AHK menekankan, akan pentingnya perencanaan jangka panjang yang terukur. Guna meningkatkan prestasi atlet Kaltim dalam berbagai ajang pertandingan olahraga terbesar tingkat nasional tersebut.

Bankkaltimtara BPD KUR 2024
Bankkaltimtara BPD KUR

“Rakerprov ini tentunya akan menghasilkan sebuah rekomendasi kesepakatan bersama. Saya minta IPSI dan tidak terkecuali semeua Cabor di Kaltim dibuatkan road map untuk PON selanjutnya. Karena kalau kisaran prestasinya IPSI Kaltim 2 saja gak apa, tapi harus ditingkatkan lagi,” jelas Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK) dalam arahannya saat membuka acara, yang dihelat di Aula KONI (Komite Olahraga Nasional) Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda ini.

Agus menerangkan, bahwa dirinya diminta secara langsung oleh Gubernur Kaltim, H Rudi Mas’ud (Harum) untuk mempersiapkan kontingen Kaltim sedini mengungkin. Terutama dalam menghadapi PON-XXII 20208 yang akan datang, dengan target juara utama dan minimal 3 besar. Sehingga permintaan road map ini buka hanya ditujukan kepada silat saja, tetapi juga diperuntukkan bagi semua Cabor di Kaltim yang akan dipertandingkan di NTT dan NTB mendatang.

“Road map itu sebuah perjanjian, sebuah perjalanan. Karena Gubernur Kaltim itu berharap banyak dengan KONI dan Dispora. Saya ditekankan harus nomor satu PON, dan minimal kalah juara 3,” seru AHK.

Oleh karena itu AHK menambahkan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menaruh harapan besar pada semua pengurus organisasi di tingkat provinsi (Pengprov) hingga Pengurus cabang (Pengcab) yang menaungi Cabor masing-masing. Agar bisa bekerja secaara maksimal. Kerana meraih juara di PON 2028 mendatang bukanlah hal mustahil, jika dilakukan pembinaan dan pelatihan secara mamksimal, intensif serta sistematis.

“Kami ingin seluruh Pengprov Cabor melalui KONI Kaltim ini, dapat bekerjasama menyatukan visi-misi menatap PON yang akan datang. Agar target juara umum atau minimal 3 besar bisa diraih,” pesan AHK lagi.

AHK juga menerangkan, prestasi cabang olahraga seni bela diri asli Indonesia di Kaltim, dalam perhelatan PON 2024 lalu di Aceh dan Sumut sudah cukup bagus. Karena sudah menyumbangkan 2 medali emas. Hanya saja prestasi ini, menurut pihaknya harus perlu ditingkatkan lagi. Agar target juara nanti bisa dicapai dengan pelatihan secara terukur dari jauh hari.

“Terkhusus kepada silat itu ada 20 emas, kita hanya dalat 10 persennya, itu sudah bagus. Tapi kita harus tingkatkan lagi. Kalau saya ditekan oleh pimpinan, saya nekan pencak silat dan Cabor lainnya. Untuk membuat road map-nya, bikin pertanggungjawaban dan di usulkan,” terang AHK.

Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma AHK) serah terima peralatan tanding dan latihan pada 10 Pengcab IPSI Kaltim.

AHK menguraikan, diakui pihaknya, memang tidak mudah untuk menggeser daerah kuat dalam pertandingan PON 2028 nanti. Seperti Jawa Barat (Jabar), DKI Jakarta dan Jawa Timur (Jatim), yang selalu berada di 3 terbaik. Namun ditegaskannya, Kaltim memiliki waktu dan biaya yang cukup untuk mempersiapkan segalanya di PON nanti.​ Terlebih Kaltim ini dinilai memiliki waktu cukup panjang, juga punya sumber daya, dan semangat untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin.

“Memang tidak mudah dan perlu perjuangan keras serta panjang, untuk meraih juara di PON 2028 mendatang. Tapi juara itu bukanlah sebuah keniscayaan, dengan semangat kuat dan optimistis, semua bisa diraih. Terlebih Pemprov Kaltim juga mendukung penuh pembiayaan untuk pembinaan dan pelatihan semua Cabor yang berpotensi juara,” beber Agus.

Maka AHK juga memberikan arahannya sebagai perpanjangan tangan Pemprov Kaltim, yakni untuk semua Cabor di wilayahnya agar lebih mengoptimalkan pembinaan. Tentunya dalam pembinaan itu harus diperlukan organisasi yang baik dan sehat. Sehingga pihaknya mengingatkan, agar para pengurus Cabor di Pengprov dan Pengcab untuk bisa menertibkan organisasinya.

“Yang masa kepengurusannya habis, segera dibentuk yang baru. Yang sudah terbentuk, segera sampaikan suratnya untuk dilantik. Agar dalam melakukan pembinaan bisa lebih maksimal,” tegas AHK.

Tampak pada Raker IPSI 2025 tersebut, AHK selain menekankan pembuatan road map bagi semua pengurus Cabor di Kaltim, juga dirangkai dengan pemberian bantuan. Yakni berupa peralatan latihan dan tanding dari Pemprov Kaltim melalui Pengprov IPSI Kaltim kepada 10 Pengcab IPSI kota dan kabupaten di Kaltim.

“Dimanfaatkan dengan baik, agar prestasi pencak silat Kaltim bisa terawat,” ujar Agus Hari Kesuma.

Diinformasikan, bahwa dalam membuat road map setiap Cabor di Kaltim ini tidak lain untuk menuju PON 2028, juga sebagai persiapan agenda besar lainnya di daerah. Diantaranya suksesi menatap perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 yang akan terselenggara di Kabupaten Paser pada Tahun 2026 mendatang. Kemudian POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) pada akhir November 2025 nanti di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Selanjutnya untuk menghadapi pertandingan berbagai Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Kejuaraan daerah (Kejurda) di Kaltim. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan