28/05/2024

Bupati Kutim Tausiyah di Isra Mikraj dan Potong Tumpeng Milad Paguyuban Budaya

0
Buoati Kutm Ardiansyah Potong Tumpeng Milad paguyuban Usai Israk Mikraj

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman lantas berpamitan untuk menghadiri syukuran milad ke-3 Paguyuban Reog Singo Lawu Sangatta, di kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta Utara.

AspirasiNews.id, Sangatta- Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mikraj di Masjid Al Munawaroh di Jalan Poros Kabo, Sangatta Utara berjalan cukup spesial. Karena dihadiri Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman berserta istri Ny Hj Siti Robiah. Acara pada Sabtu (20/1/2024) malam lalu itu dipadati ratusan jamaah dari warga sekitar. Bertujuan untuk meneladani dari hikmah perjalanan Rasulullah Muhammad SAW agar makin taat pada ajaran Islam.

BANKKALTIM DG

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman yang hadir, juga didaulat untuk menyampaikan tausiyah menjelaskan keutamaan bulan Rajab tersebut. Diantaranya dilarang melakukan kemaksiatan. Karena bulan Rajab adalah salah satu bulan yang diharamkan oleh Allah SWT. Haram di sini dimaksudkan sebagai bulan suci.

“Utamakan perbuatan baik dan menjauhi yang buruk. Menambah waktu untuk senantiasa bersalawat setidaknya sembilan kali dalam sehari,” kata Ardiansyah.

Tambah Ardiansyah, barang siapa bersalawat, maka Allah SWT akan memberikan rahmat puluhan kali bagi setiap muslim. Selain itu Bupati juga menjelaskan kembali peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW berkaitan perintah shalat lima waktu.

Ratusan jamaah dari warga sekitar memadati acara perinagatan Isra Mikraj di Masjid Al-Munawaroh di Kabo Kutim

Selesai dari Masjid Al-Munawaroh di Kabo, Bupati lantas berpamitan untuk menghadiri syukuran milad ke-3 Paguyuban Reog Singo Lawu Sangatta, di kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta Utara. Bupati didaulat untuk memotong tumpeng syukuran dan selanjutnya memberikannya kepada para pengurus paguyuban. Ditempat ini, orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut juga menyempatkan waktu untuk menyaksikan seni Reog Ponorogo.

“Selamat ulang tahun ketuga. Semoga bisa terus melestarikan budaya dan bisa terus bersinergi dengan pemerintah dna masyarakkat sekitar,” pesan Ardiansyah. (Adv/Adm1))

Tinggalkan Balasan