26/05/2026

Yenni Eviliana Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini Pada Masyarakat Desa Tempakan Paser

0
Yenni Eviliana Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini Pada Masyarakat Desa Tempakan Paser

Yenni Eviliana Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini Pada Masyarakat Desa Tempakan Paser. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, saat menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) Ke-9 di Desa Tempakan, Kecamatan Tanjung Aru, Kabupaten Paser, pada 20 Oktober 2025 lalu.

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Paser- Kesadaran berdemokrasi harus tumbuh dari akar rumput. Hal inilah yang menjadi pesan utama Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Yenni Eviliana, saat menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) Ke-9. Bertempat di Desa Tempakan, Kecamatan Tanjung Aru, Kabupaten Paser, pada Senin (20/10/2025) lalu.

Kegiatan tersebut menjadi ajang edukasi politik, bagi puluhan masyarakat desa yang hadir. Agar mampu memahami makna dan praktik demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.

Yenni menerangkan, demokrasi yang kuat tidak hanya dibangun melalui lembaga pemerintahan. Tetapi juga oleh masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya, sebagai warga negara. Ia menekankan bahwa masyarakat desa memiliki peran penting, dalam menjaga keseimbangan pembangunan dan kebijakan publik di daerah.

Bankaltimtara Transaksi Lebih Dekat
Bankaltimtara Transaksi Lebih Dekat

“Demokrasi bukan sekadar memilih pemimpin saat pemilu, tetapi juga bagaimana masyarakat turut mengawasi dan berpartisipasi dalam proses pembangunan,” jelas Yenni dalam sambutannya di hadapan masyarakat Desa Tempakan.

Menurutnya, kegiatan PDD ini menjadi wadah strategis. Yakni untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi di tingkat local. Terutama bagi masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan. Melalui kegiatan tersebut, DPRD Kaltim ingin memastikan bahwa seluruh warga, tanpa terkecuali, memiliki pemahaman politik yang sama dan seimbang.

“Kami ingin demokrasi bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di pelosok. Karena pada dasarnya, suara rakyat dari desa pun memiliki kekuatan yang sama dengan suara rakyat di kota,” tegas Yenni.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk aktif berdiskusi dan menyampaikan pendapat secara terbuka demi kemajuan bersama. Yenni menilai, sikap kritis masyarakat akan menjadi modal utama dalam membangun daerah yang transparan dan akuntabel.

“Semakin banyak masyarakat yang berani menyampaikan pendapat, semakin sehat pula demokrasi kita. Semua pihak harus siap mendengar dan menerima kritik dengan lapang dada,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Yenni berharap, momentum PDD Ke-9 ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Tempakan untuk semakin percaya diri dalam berpartisipasi aktif membangun demokrasi yang adil, terbuka, dan berpihak kepada rakyat. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan