18/04/2026

Pemilukada Langsung Bukan Sekadar Pilih Pemimpin, Bentuk Wujudkan Harapan Rakyat     

0
Pemilukada Langsung Bukan Sekadar Pilih Pemimpin, Bentuk Wujudkan Harapan Rakyat

Pemilukada Langsung Bukan Sekadar Pilih Pemimpin, Bentuk Wujudkan Harapan Rakyat. Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel kembali melakukan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-10 di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), pada Rabu (22/10/2025)

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Kubar- Ekti Imanuel, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kembali menegaskan. Bahwa pemahaman masyarakat, terhadap politik dan demokrasi sangat penting. Terutama mengenai tantangan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) langsung, sebagai bagian dari penguatan demokrasi di tingkat daerah.

Penegasan informasi itu, disampaikan Ekti Imanuel, dalam agenda Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-10, yang dilaksanakan pada Rabu (22/10/2025) pagi hari ini. Diselenggarakan di Kutai Barat (Kubar), dan dihadiri oleh puluhan peserta, dari para warga setempat. Kali ini dengan mengusung tema “Pemilukada Langsung, Masalah dan Tantangannya”.

Bankkaltimtara BPD KUR 2024
Bankkaltimtara BPD KUR

“Pemilukada langsung, adalah wujud demokrasi. Yakni memberi ruang besar bagi rakyat, untuk memilih secara langsung pemimpin daerahnya. Tetapi kita juga harus jujur mengakui, bahwa masih banyak tantangan yang harus dibenahi. Seperti praktik politik uang, rendahnya literasi politik, dan potensi gesekan antar pendukung,” jelas Ekti Imanuel, Legislator dari Partai Gerindra ini, saat membuka acara di hadapan peserta yang hadir di PDD ke-10-nya.

Ekti Imanuel dalam sambutannya, menyampaikan. Bahwa pelaksanaan Pemilukada langsung, merupakan bentuk nyata kedaulatan rakyat. Yakni dalam menentukan pemimpinnya. Namun, Dia juga mengingatkan. Bahwa sistem ini, memiliki tantangan tersendiri. Terutama dalam hal pendidikan politik, partisipasi masyarakat, dan potensi konflik sosial.

Pria yang karab disapa Ekti ini, juga mengajak dan mendorong seluruh elemen masyarakat. Termasuk generasi muda, untuk berperan aktif. Terutama dalam mengawal proses Pemilukada. Agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas.

“Demokrasi yang sehat, lahir dari rakyat yang cerdas. Juga berani menolak politik transaksional. Tugas kita bersama, untuk menjaga. Agar pesta demokrasi tetap bermartabat,” seru Ekti Imanuel, Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil)-V (Kubar-Mahakam Ulu) tersebut.

Agenda rutin anggota dewanan ke-10 Ekti ini juga menghadirkan pemateri kompeten di bidangnya. Yakni Lorensius Balak SSos, hadir sebagai narasumber ke-2 setelah Ekti usai berpidato. Lorensius menjelaskan, bahwa Pemilukada langsung, sejatinya telah membawa banyak kemajuan. Terutama bagi pembangunan daerah. Karena masyarakat dapat langsung menilai, dan memilih calon pemimpinnya. Berdasarkan rekam jejak, dan kinerja.

“Sistem ini, memberikan kesempatan bagi masyarakat. Yakni untuk menilai langsung calon pemimpinnya, bukan hanya berdasarkan partai, atau elit politik. Namun, tantangan besar kita adalah memastikan, bahwa setiap warga memiliki pemahaman politik yang baik. Agar tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan sesaat,” beber Lorensius Balak.

Lorensius juga menambahkan, penting bagi penyelenggara dan aparat terkait. Yakni untuk menjaga netralitas. Terlebih bisa memastikan, setiap tahapan Pemilukada berjalan transparan.

Kemaduan pemandu acara, Melajuhari sebagi moderator, juga menegaskan. Bahwa diskusi semacam ini, sangat penting dilakukan. Agar masyarakat lebih siap, menghadapi dinamika politik daerah. Terutama menjelang pelaksanaan Pemilukada serentak selanjutnya.

“Forum seperti ini, membantu masyarakat memahami. Bukan hanya haknya untuk memilih, tapi juga tanggung jawabnya. Khususnya dalam menjaga suasana kondusif, di tengah proses demokrasi,” ungkap Melajuhari.

Acara Penguatan Demokrasi Daerah ke-10 Ekti ini, tampak berlangsung interaktif dan komunikatif. Terlihat dengan antusiasme dan partisipasi para peserta yang tinggi. Dipenghujung diskusi, acara diakhiri dengan ajakan bersama. Yakni untuk terus memperkuat komitmen, terhadap nilai-nilai demokrasi yang berkeadaban di Kalimantan Timur. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan