23/04/2026

Upaya Serius Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas, Disdikbud Kukar Gelar Rakor

0
Upaya Serius Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas, Disdikbud Kukar Gelar Rakor

Upaya Serius Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas, Disdikbud Kukar Gelar Rakor

Loading

Disdikbud Kukar Benner Iklan

AspirasiNews.id, Kukar- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kualitas, dan pemerataan pendidikan di wilayahnya. Terbukti melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Penataan Guru dan Tenaga Kependidikan se-Kukar, pada Selasa (10/6/2025). Kegiatan yang diikutioleh ratusan tenaga pendidik se-Kukar ini, berlangsung selama dua hari, di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

Agenda tersebut, lebih dari sekadar pertemuan teknis. Tetapi Rakor ini, menjadi wadah strategis. Terutama bagi para pemangku kepentingan pendidikan di Kukar. Yakni untuk menyelaraskan data, kebutuhan, dan kebijakan penempatan tenaga pendidik secara proporsional, di setiap satuan pendidikan.

Bankkaltimtara e-Tiket 2024
Bankkaltimtara e-Tiket

Hadir sebagai peserta, sebanyak 207 orang. Mereka terdiri dari kepala UPT, pengawas sekolah, serta kepala satuan pendidikan SD, SMP, dan PAUD se-Kukar.

Acara ini dibuka secara resmi, oleh Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno. Dalam sambutannya, Dia menekankan, bahwa Rakor ini merupakan tahap lanjutan. Yaitu dari proses penataan tenaga pendidik, setelah sebelumnya dilakukan evaluasi awal, pada tahap pertama.

“Rakor ini adalah, bagian dari tahap kedua, dalam rangka penataan guru, dan tenaga kependidikan. Baik di tingkat SD, PAUD, SMP, maupun pendidikan kesetaraan. Tujuannya adalah, agar jumlah guru dan kebutuhan di sekolah, benar-benar seimbang,” jelas Joko Sampurno, mewakili Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor.

Dia menambahkan, keberadaan guru yang sesuai dengan kebutuhan, di tiap sekolah sangat penting. Khususnya dalam mendukung proses belajar-mengajar yang efektif, dan efisien. Ketimpangan jumlah tenaga pendidik di lapangan, harus diselesaikan secara sistematis. Agar kualitas pendidikan tidak timpang, antarwilayah.

“Diharapkan hasil dari Rakor ini, bisa menjadi dasar bagi Disdikbud Kukar. Khususnya dalam mengambil langkah penataan ke depan. Sehingga distribusi guru, dan tenaga kependidikan, benar-benar sesuai dengan realita. Terutama sesuai kebutuhan di masing-masing satuan pendidikan,” kata Joko, sapaan akrabnya.

Disdikbud Kukar Lakukan Audiensi Bersama Balai Bahasa Kaltim, Bahas Pengutamaan Bahasa Negara
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno

Rakor ini, juga menghadirkan narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Sunarti dan koleganya. Kedua pemateri ini, memberikan perspektif mendalam. Terutana tentang mekanisme penataan tenaga pendidik, yang sesuai dengan regulasi nasional.

Ketua Panitia Kegiatan Rakor, Bahruddin menuturkan. Bahwa penataan guru, dan tenaga pendidikan, adalah bagian dari proses reformasi, sektor pendidikan. Bukan hanya soal penempatan, tetapi juga memastikan. Bahwa setiap siswa di Kukar, mendapat hak yang sama. Yakni untuk dibimbing oleh pendidik yang profesional.

“Proses ini penting, agar kebutuhan tenaga pendidik di setiap satuan, dapat terpenuhi secara optimal. Kita ingin memastikan, bahwa tidak ada sekolah yang kekurangan, atau kelebihan guru,” terang Bahruddin.

Rakor ini, berlandaskan pada sejumlah regulasi penting. Di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005. Tentang Guru dan Dosen, serta peraturan bersama lima kementerian, terkait penataan dan pemetaan guru PNS. Melalui dasar hukum yang kuat, kegiatan ini diharapkan, menjadi pijakan nyata. Yaitu menuju pengelolaan tenaga pendidik yang lebih profesional, merata, dan berkeadilan.

Dengan langkah ini, Disdikbud Kukar tidak hanya membuktikan komitmen terhadap pemerataan pendidikan di wilayahnya. Tetapi juga meletakkan fondasi kuat, untuk masa depan generasi pelajar Kukar. Sebab, di balik suksesnya pendidikan, ada tenaga pendidik yang tersusun dengan baik, dan bekerja dengan hati. (Adv/Disdikbud Kukar)

Tinggalkan Balasan