24/04/2026

DPRD Kaltim Soroti Kepekaan Pemprov Terhadap Prestasi Atlet Daerah

0
DPRD Kaltim Soroti Kepekaan Pemprov Terhadap Prestasi Atlet Daerah

DPRD Kaltim Soroti Kepekaan Pemprov Terhadap Prestasi Atlet Daerah. Sekretaris Komisi-IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Minimnya perhatian dan penghargaan, terhadap atlet berprestasi di Kalimantan Timur (Kaltim), kembali mencuat ke permukaan. Namun kali ini, sorotan tak hanya menyasar soal insentif saja. Tetapi juga menyangkut pola pikir, dan kepekaan pemerintah daerah (Pemda) dalam menghargai perjuangan para atlet.

Sorotan ini datang dari Sekretaris Komisi-IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi. Dirinya menyampaikan, Pemprov Kaltim perlu menunjukkan bentuk apresiasi, yang lebih bagi para atlet. Bukan hanya sekadar kebanggaan simbolik pada seremoni.

BANK KALTIM KPR
BANK KALTIM KPR

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan kebanggaan simbolik. Para atlet yang telah berjuang, membawa nama Kalimantan Timur, ke panggung nasional layak mendapatkannya. Itu sebagai bentuk penghargaan, yang sebanding dengan upaya, dan pengorbanan mereka,” jelas Darlis, sapaan akrabnya, baru-baru ini.

Pernyataan Darlis menyoroti fakta, banyak atlet di Benua Etam ini merasa diabaikan, setelah menorehkan prestasi. Baik di level daerah, maupun nasional. Kurangnya perhatian ini, dianggap berisiko mematahkan semangat para atlet. Terutama bagi generasi muda, yang memiliki potensi besar di dunia olahraga.

“Banyak anak muda kita, yang punya talenta luar biasa. Tetapi ketika mereka berhasil, perhatian yang diberikan sangat minim. Ini tentu memengaruhi semangat mereka, agar terus berkembang,” ungkap Darlis, Legislator dari PAN ini.

Darlis menekankan, penghargaan tidak harus selalu berupa materi berbentuk uang. Bentuk apresiasi juga bisa hadir dengan wujud lain. Seperti penyediaan fasilitas pelatihan yang memadai, dukungan pendidikan, hingga peluang karier di sektor publik.

“Sudah saatnya, pemerintah memiliki kepekaan lebih tinggi, terhadap kontribusi para atlet. Jangan tunggu sampai ada tuntutan, baru bergerak. Ini soal membangun ekosistem pembinaan prestasi yang berkelanjutan,” terang Darlis lagi.

Pihaknya juga menyoroti, perlunya pendekatan proaktif, dari pemerintah. yakni menciptakan sistem penghargaan yang lebih adil, transparan, dan terstruktur. Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam mendukung atlet, seharusnya tidak bersifat reaktif. Tetapi menjadi bagian dari kultur kebijakan yang konsisten.

“Pola pikir lama, di mana penghargaan hanya diberikan jika diminta, itu harus ditinggalkan. Kita butuh sistem yang peka, dan responsif. Yakni yang betul-betul menghargai jerih payah atlet sebagai aset daerah,” tegas Darlis, Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda ini. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan