Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel Hadiri Upacara HUT Kabupaten Kubar Ke 26
Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel Hadiri Upacara HUT Kabupaten Kubar Ke 26. Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel ketika mengikuti Upacara HUT Ke 26 Kabupaten Kubar, Rabu (5/11/2025)
![]()

AspirasiNews.id, Kubar- Wakil Ketua-I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 26 Kabupaten Kutai Barat (Kubar), pada Rabu (5/11/2025). Momen perayaan ini dihelat di halaman Taman Budaya Sendawar (TBS), Barong Tongkok, Kubar. Ekti Imanuel mengapresiasi, kegiatan puncak hari jadi Kabupaten Kutai Barat yang ke-26 tahun itu.
Sebagai pimpinan DPRD Kaltim, Dia memiliki harapan besar. Agar Kabupaten Kutai Barat kedapannya, dapat semakin maju. Menurutnya, keharmonisan, kebersamaan, komunikasi, dan sinergi, antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten (Pemkab), harus terus di jaga. Sehingga melahirkan kerja sama, dalam membangun kabupaten yang lebih baik.

“Kami harapkan sinergi terus berlanjut, untuk membagun daerah. Sehingga kemajuan pendidikan, kemajuan kesehatan, dan kemajuan infrastruktur, dapat tercapai,” jelas Ekti, sapaan akrabnya.
Upacara HUT dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, dan dihadiri sejumlah pejabat penting. Di antaranya Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Wakapolda Brigjen Pol M Sabilul Alif. Kemudian ada Wakil Bupati (Wabib) Kutai Barat Nanang Adriani, Sekda Ayonius, para asisten, unsur Forkopimda, camat, petinggi se-Kutai Barat, kepala OPD, serta perwakilan masyarakat.
Agenda tahunan kali ini mengusung tema “Harmoni Kebersamaan dalam Budaya”. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi, perjalanan pembangunan sejak berdirinya Kabupaten Kutai Barat, pada 5 November 1999 lalu.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan. Bahwa hari jadi ke-26, menjadi momen bersejarah. Terutama bagi seluruh masyarakat Bumi Tanaa Purai Ngeriman tersebut.
“Tanggal 5 November 1999, menjadi tonggak berdirinya Kutai Barat. Ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999. Ini hasil perjuangan panjang, para tokoh masyarakat, dan pendiri kabupaten. Mereka gigih memperjuangkan pemekaran daerah,” kata Frederick.
Perayaan HUT ke-26 ini juga menjadi momentum istimewa, dengan pemecahan Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia). Yakni untuk kategori Pria Terbanyak Memakai Kesapuuq, dan Wanita Terbanyak Memakai Tudungq. Disusul dengan tari kolosal oleh 700 penari, defile dari 16 kecamatan, serta parade budaya Nusantara yang menampilkan kekayaan seni, dan tradisi masyarakat Kutai Barat. (Adv/DPRD Kaltim)
