24/04/2026

Tanggapi Kenaikan Harga Beras di Mahulu, DPRD Kaltim Dukung Bantuan Ongkos Angkut

0
Tanggapi Kenaikan Harga Beras di Mahulu, DPRD Kaltim Dukung Bantuan Ongkos Angkut

Tanggapi Kenaikan Harga Beras di Mahulu, DPRD Kaltim Dukung Bantuan Ongkos Angkut. Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur (Kaltim), kembali melonjak tinggi. Hal ini akibat terganggunya transportasi di Sungai Mahakam, yang menjadi jalur utama distribusi logistik ke wilayah paling barat Kaltim ini. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, dalam keterangannya di Kantor DPRD Kaltim, belum lama ini.

Menurut Ekti, setiap tahun, Mahulu menghadapi dua tantangan besar, dalam distribusi barang. Yakni banjir saat musim hujan, dan penyusutan air sungai, saat musim kemarau. Kedua kondisi ini berdampak langsung, pada pengiriman sembako. Terutama beras, yang menyebabkan lonjakan harga di daerah pedalaman, Benua Etam.

Bankkaltimtara kelola keuangan DG 2024
Bankkaltimtara kelola keuangan DG

“Transportasi utama saudara kita di Mahakam Ulu, termasuk di Kubar. Memang bergantung pada sungai Mahakam,” jelas Ekti, sapaan akrabnya.

Ekti menjelaskan, pengiriman barang dari Long Bagun, ke Long Apari, masih didominasi jalur sungai. Yakni menyumbang sekitar 90 persen, aktivitas distribusi. Namun, jalur ini menghadapi rintangan alam, berupa tiga riam besar. Diantaranya Riam Udang, Riam Haloq, dan Riam Panjang. Ketiganya menjadi hambatan signifikan, terutama saat air surut. Karena batu-batu besar muncul, dan memperlambat perjalanan perahu, serta meningkatkan biaya angkut.

“Setelah dari Long Pahangai, ke Long Apari, itu normal lagi. Tapi masalah utamanya, ada di tiga riam ini. Sehingg membuat transportasi sembako terhambat,” terang Ekti, Legislator dari Partai Gerindra ini.

Sebagai solusi sementara, Ekti mengungkapkan. Bahwa Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, telah menganggarkan bantuan ongkos angkut. Tujuannya untuk meringankan beban biaya distribusi barang. Bantuan ini diharapkan, bisa menekan harga sembako yang terus meroket.

“Saya sudah komunikasi dengan Anggota DPRD Mahakam Ulu. Sudah dianggarkan, bantuan ongkos angkut. Tinggal direalisasikan,” ungkap Ekti, Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kubar-Mahulu itu.

Ekti menegaskan, pentingnya peran pemerintah daerah. Terutama dalam mencari solusi jangka panjang, guna mengatasi kendala transportasi di wilayah sungai. Ekti berharap, dengan adanya bantuan, dan dukungan infrastruktur yang memadai. Harga kebutuhan pokok di Mahakam Ulu, bisa lebih stabil, dan terjangkau.

“Masyarakat Mahulu diharapkan bersabar. Sembari menunggu realisasi bantuan, serta langkah-langkah lanjutan dari pemerintah,” pesan Ekti. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan