23/04/2026

Komisi-IV DPRD Kaltim Dorong Penguatan Sinergi BAZNAS dan Program CSR Perusahaan

0
Komisi-IV DPRD Kaltim Dorong Penguatan Sinergi BAZNAS dan Program CSR Perusahaan

Komisi-IV DPRD Kaltim Dorong Penguatan Sinergi BAZNAS dan Program CSR Perusahaan. Rapat Komisi-IV bersama Pemprov dan BAZNAS Kaltim mengenai penguatan sinergi BAZNAS dalam program CSR Perusahaan yang diapresiasi oleh Gubernur Kaltim Harum.

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Komisi-IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), mendorong penguatan sinergi, antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Hal ini sebagai langkah strategis, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Secara lebih terarah, dan transparan.

Dalam pertemuan lintas lembaga itu, dihelat di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajad Mada, Samarinda, pada Kamis (16/10/25). Sekretaris Komisi-IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi menegaskan. Pentingnya sentralisasi pengelolaan CSR (Corporate Social Responsibility), melalui BAZNAS. la mengusulkan, agar mekanisme ini diperkuat, melalui regulasi daerah, berbentuk Peraturan Daerah (Perda). Meniru model digitalisasi CSR yang telah sukses diterapkan di Kalimantan Barat (Kalbar).

Bankkaltimtara kelola keuangan DG 2024
Bankkaltimtara kelola keuangan DG

“Kalbar menggunakan dasar hukum Pergub, sementara di Kaltim bisa diperkuat dalam bentuk Perda. Agar pelaksanaannya lebih efektif, dan terintegrasi,” jelas Darlis, sapaan akrabnya.

la melihat, potensi CSR di daerah yang mencapai Rp6 triliun, sebagai peluang besar. Yakni untuk memperluas dampak sosial, terutama jika dikelola secara profesional, dan sesuai prinsip syariah oleh BAZNAS. Dukungan penuh juga diberikan kepada Pemprov Kaltim, yang mendorong penyatuan visi. Antara pemerintah, Baznas, dan dunia usaha.

Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum), menegaskan. Pentingnya penyatuan visi, antara pemerintah, BAZNAS, dan dunia usaha. Agar program CSR tidak hanya bermanfaat bagi umat Muslim, tetapi juga bagi seluruh masyarakat.

“Baznas harus bisa memberikan kebermanfaatan yang luas. Tidak hanya bagi umat Muslim, tetapi juga bagi umat lain,” kata Gubernur Harum.

Menurut Harum, potensi CSR di Kaltim mencapai Rp6 triliun, namun kontribusi yang masuk ke BAZNAS, masih tergolong kecil. la meminta BAZNAS lebih proaktif, dan berkolaborasi dengan Bappeda (Badan Pendapatan Daerah), dalam perencanaan program. Juga diarahkan untuk menyiapkan surat pemberitahuan, bagi perusahaan. Agar menyalurkan CSR melalui BAZNAS.

Sementara itu, Wakil Ketua BAZNASs Kaltim, Badrus Syamal menyambut baik arahan tersebut. Kemudian menyatakan kesiapan lembaganya, untuk mengelola dana CSR secara transparan, dan akuntabel.

“Audit syariah kami telah selesai, dengan hasil sangat baik, bahkan melebihi BAZNAS-RI. Kami siap menerima dana CSR, untuk dikelola demi kesejahteraan masyarakat Kaltim,” terang Badrus. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan