16/05/2026

Komisi-IV DPRD Kaltim Sidak RSUD AWS Usai Kebakaran, Sarankan Audit dan Peremajaan

0
Komisi-IV DPRD Kaltim Sidak RSUD AWS Usai Kebakaran, Sarankan Audit dan Peremajaan

Komisi-IV DPRD Kaltim Sidak RSUD AWS Usai Kebakaran, Sarankan Audit dan Peremajaan. Usai Kebakaran, Komisi-IV DPRD Kaltim Sidak soroti keamanan dan sistem pelayanan

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Menindaklanjuti insiden kebakaran, yang terjadi di dua ruangan Poliklinik RSUD Abdul Wahab Syahranie (AWS), Komisi-IV DPRD Kaltim melakukan inspeksi mendadak (sidak), pada Rabu (30/7/2025). Bertujuan guna memastikan, aspek keselamatan, dan pelayanan publik tetap terjaga.

Adapun dua ruangan terdampak musibah itu, adalah ruang fisioterapi anak, dan ruang Dikti. Kejadian tersebut memicu perhatian publik, mengingat RSUD AWS merupakan fasilitas kesehatan rujukan utama di Kaltim, yang melayani ribuan pasien setiap harinya.

BANKALTIM CMS
BANKALTIM CMS

Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi-IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, didampingi Sekretaris Komisi, M Darlis Pattalongi. Juga para Anggota Komisi-IV lainnya, yakni Damayanti, Fuad Fakhruddin, dan Sarkowi V Zahry.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh PIt Direktur RSUD AWS, dr Indah Puspitasari. Dirinya memberikan penjelasan rinci, terkait kronologi insiden kebakaran. Disebutkannya, bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03:50 WITA, dan berhasil ditangani dalam waktu sekitar 15 menit, oleh tim keamanan internal rumah sakit. Juga dibantu petugas pemadam kebakaran Kota Samarinda.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi-IV DPRD Kaltim memberikan perhatian serius. Terhadap aspek keamanan bangunan, dan efektivitas sistem pelayanan di RSUD AWS. Wakil Ketua Komisi-IV, Andi Satya Adi Saputra, menekankan. Urgensi evaluasi menyeluruh, terhadap sistem proteksi kebakaran. Khususnya pada gedung pelayanan publik bertingkat.

la menyarankan, agar rumah sakit (RS) segera melengkapi fasilitas keamanan. Seperti sprinkle water, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta mengintensifkan pelatihan penanganan kebakaran bagi petugas. Terutama bagi petugas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kami mendorong, agar insiden seperti ini tidak terulang. Bangunan pelayanan publik bertingkat, harus dilengkapi sistem pemadam otomatis. Juga wajib didukung kesiapan personel, dalam penanggulangan kebakaran,” tegas Andi.

Sekretaris Komisi-IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi turut menyoroti. Perlunya langkah strategis, seperti audit menyeluruh. Juga adanya peremajaan terhadap bangunan, dan instalasi lama, di lingkungan RSUD AWS ini.

Dirinya menegaskan, bahwa kejadian kebakaran, harus menjadi momentum evaluatif. Yakni untuk memastikan, seluruh fasilitas rumah sakit memenuhi standar keamanan terkini.

“Kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran. Instalasi dan gedung lama, harus diprogramkan untuk diremajakan. Kemudian juga diaudit secara komprehensif. Ini demi menjamin keselamatan pasien, maupun tenaga kesehatan,” ujar Darlis, sapaan akrabnya.

Tak hanya soal keselamatan, Komisi-IV juga memberikan catatan, terkait efektivitas pelayanan. Salah satu saran yang disampaikan pihaknya adalah, pengembangan sistem kurir obat dari apotek. Hal itu untuk mengurangi waktu tunggu pasien.

Langkah sidak ini, merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD, terhadap pelayanan publik. Dengan harapan, RSUD AWS dapat menyediakan layanan yang aman, cepat, dan responsif. Khususnya terhadap kebutuhan masyarakat Kalimantan Timur. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan