15/05/2026

Dispora Bentuk Peserta PPAP 2025 Kaltim Jadi Pemimpin Muda Berdaya Saing

0
Dispora Bentuk Peserta PPAP 2025 Kaltim Jadi Pemimpin Muda Berdaya Saing

Dispora Bentuk Peserta PPAP 2025 Kaltim Jadi Pemimpin Muda Berdaya Saing. Tampak Mardareta (kanan berkerudung) memberikan arahan dan motivasi bagai para kandidat PPAP 2025 Kaltim

Loading

Iklan Benner Dispora Kaltim 2025

AspirasdiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), tengah mendorong para pemuda-pemudi daerah, peserta program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2025, menjadi pemimpin muda berdaya saing. Motivasi penuh keseriusan dari Dispora ini ditekankan saat prosesi seleksi ketat PPAP 2025 di wilayahnya. Karena dengan program ini pemerintah provinsi (Pemprov) menaruh harapan besar, untuk membentuk generasi muda daerah yang kompeten berwawasan luas. Yakni memiliki kemampuan komunikasi mumpuni, visioner dan adaptif terhadap berbagai situasi, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Ajakan ini dikemukakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Mardareta dalam acara seleksi PPAP 2025 Kaltim yang dibuka sejak Senin (11/8/2025) kemarin. Mardareta menyampaikan apresiasi tinggi, kepada para peserta. Karena dinilai telah menunjukkan antusiasme semangat dan minat besar, dalam mengikuti serangkaian tes seleksi PPAP 2025 Kaltim dari panitia seleksi (Pansel) tersebut. Dikatakannya, bahwa semangat itulah yang bisa menjadi modal penting, untuk mengasah kemampuan dan pengetahuan diri para peserta untuk bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional.

Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan
Bankaltimtara Dari Impian Jadi Kenyataan

“Kalian ini adalah calon-calon pemimpin di masa depan. Semoga proses seleksi ini berjalan lancar, dan kalian bisa memberikan yang terbaik. Jangan ragu untuk menunjukkan potensi dan pengatuan diri yang kalian miliki secara maksimal,” jelas Mardareta mewakili Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK).

Program PPAP tersebut merupakan agenda rutin Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)-RI yang melibatkan perwakilan para pemuda-pemudi dari seluruh provinsi di Indonesia. Peserta nanti yang lulus seleksi akan ditempatkan di provinsi tujuan, untuk menjalani berbagai kegiatan. Seperti agenda sosial, budaya, pendidikan, dan kewirausahaan selama beberapa pekan atau sekitar satu bulan penuh.

“PPAP bukan sekadar ajang pertukaran pemuda saja. Namun juga budaya dan pengalaman serta pengetahuan. Program ini juga sebagai sarana untuk memperluas wawasan, ilmu, pengetahuan, memperkuat jejaring lintas provinsi. Terlebih sebagai jembatan mengasah kepercayaan diri pada generasi muda di daerah,” kata Mardareta dalam acara yang dihelat di Aula Lantai 5 Kantor Dispora Kaltim, Gedung Kadrie Oening (GKO), Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda ini.

Dispora Kaltim berharap, melalui agenda spesial ini, para pemuda dapat mengembangkan keterampilan komunikasi lintas budaya. Kemudian bisa memahami kearifan lokal daerah lain. Terlebih mampu mengimplementasikan berbagai nilai-nilai toleransi dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari nantinya.

“Kami yakin, bahwa peserta yang terpilih nanti adalah sepasang pemuda-pemudi pilihan wakil Kaltim. Sehingga saat dinobatkan sebagai duta daerah, mampu mengharumkan dan membawa nama baik Kaltim di tingkat nasional,” tutur Mardareta.

Dispora Bentuk Peserta PPAP 2025 Kaltim Jadi Pemimpin Muda Berdaya Saing. Tampak salah satu peserta memeparkan visi-misinya maju sebagai kandidat PPAP 2025 Kaltim.

Mardareta juga menguraikan, bahwa keikutsertaan peserta dalam PPAP 2025 ini akan memberikan pengalaman berharga. Karena dinilai pihaknya tidaklah mudah didapatkan di bangku sekolah atau perkuliahan. Terutama saat berinteraksi dengan masyarakat di provinsi lain, ini akan membuka cara pandang baru. Hal itu dinilainya akan mampu menumbuhkan rasa empati yang lebih kuat dan luar biasa.

“Pengalaman seperti ini sangat jarang didapatkan. Jadi Dispora mencoba memberikan fasilitas sangat berharga ini. Agar kalian bisa menambah wawasan dan pengetahuan mengenai budaya dna kearifan lokal. Terutama sudut padang tentang daerah lain yang akan dituju nantinya,” ungkap Mardareta lagi.

Ditegaskan Mardareta, pihaknya juga mengingatkan bagi para peserta. Bahwa proses seleksi ini merupakan tahap awal, dari perjalanan panjang para peserta. Yakni untuk menjadi pemimpin muda masa depan. Oleh karena itu, setiap tantangan yang dihadapi harus bisa dijadikan peluang, untuk belajar dan memperbaiki diri.

“Jadikan pengalaman ini sebagai batu pijakan untuk masa depan. Apa yang kalian dapat di PPAP ini, harus mampu kalian terapkan saat kembali ke daerah. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lingkungan sekitar,” harap Mardaera. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan