Dispora Buka Pendaftaran Pemudi Kaltim untuk Pertukaran Pemuda Antar Negara ke Singapura
Dispora Buka Pendaftaran Pemudi Kaltim untuk Pertukaran Pemuda Antar Negara ke Singapura. Batas pendaftaran samapai 11 Mei
![]()

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kalimantan Timur (Kaltim) kembali membuka seleksi calon peserta Singapore Indonesia Youth Leaders Exchange Program (SIYLEP) 2025. Hal ini untuk memenuhi amanah dari pusat pada Kaltim, guna mengirimkan wakilnya dalam program pertukaran pemuda internasional. Kali ini ke negara Singapura dan wakilnya harus perempuan. Kemudian dari total kuota nasional, Kaltim hanya mendapat jatah satu perwakilan saja dan kali ini harus wanita muda.
SIYLEP ini adalah sebuah program kepemudaan hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Singapura. Kemudian program ini merupakan bagian dari Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)-RI sejak 2017 silam. Bekerja sama dengan National Youth Council (NYC) Singapore. Tujuanya untuk mencetak pemuda Indonesia, khususnya daerah Kaltim menjadi diplomat muda di negera tujuan. Juga untuk membangun koneksi lintas negara, menggali potensi kepemimpinan juga belajar budaya dan kesenian di negara yang akan di datangi.

“Jatahnya Kaltim memang hanya satu, dan saat ini yang diminta harus perempuan. Karena itu, proses seleksi harus ketat. Kami akan cari lima kandidat terbaik untuk dikirim ke pusat. Lalu pusat yang memilih satu nama,” jelas Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, Rabu (7/5/2025).
Rusmulyadi menerangkan, untuk Seleksi tingkat provinsi Kaltim akan dilaksanakan pada 14–16 Mei 2025 ini. Sebelumnya pendaftaran telah dibuka sejak awal Aril lalu dan akan ditutup pada 11 Mei lusa. Kemudian dijadwalkan peserta akan mengikuti berbagai tahapan ujian. Mulai dari wawasan kebangsaan, bahasa Inggris, kemampuan komunikasi, psikologi, hingga pemahaman seni dan budaya. Tidak hanya itu, dalam agenda uji nanti, juga ada tes TOEFL (Test of English as a Foriegn Language), sebagai salah satu syarat dasar peserta.
“Tim pengujinya berasal dari berbagai latar belakang. Untuk wawasan kebangsaan, kami libatkan Korem. Untuk komunikasi dan bahasa Inggris, kami hadirkan praktisi yang kompeten di bidangnya,” kata Rusmulyadi mewakili Kepala Dispora Kaltim HM Agus Hari Kesmua (AHK).
Diterangkan Rusmulyadi, ada beberapa syarat utama dalam seleksi pemuda mengikuti Program SIYLEP tersebut. Diantanya adalah perempuan berusia 22–30 tahun. Kemudian memiliki rekam jejak yang kompeten. Terutama dalam pengembangan masyarakat atau kepemudaan di Benua Etam ini.
“Sayaratnya kali ini wanita berusia 22-30 tahun. Kemudian dia pernah memiliki latar belakang dalam kepemudaan yang berdampak pada masyarakat Kaltim,” tutur Rusmulyadi di Kantor Dispora Kaltim, Gedung Kadrie Oening (GKO) Tower, Jalan PM Noor, Sempaja, Samarinda.
Tambah Rusmulyadi, dalam aktivitasnya kepemudaan tersebut, harus bisa dibuktikan oleh calon peserta. Dengan cara melalui laporan, dokumentasi, atau rekam jejak media sosial (Medsos) maupun publikasi media. Sehingga aktivitas sebelumnya benar adanya dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Intinya aktivitas tentang kepemudaan tersebut benar adanya sesuai fakta, dan bisa dipertanggungjawabkan,” papar Rusmulyadi.
Rusmulyadi juga mejelaskan, dalam seleksi kali ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena kali ini Dispora Kaltim tidak langsung menetapkan para wakilnya. Tetapi dari hasil seleksi daerah ada 5 kandidat nama terbaik yang dikirim dan setor ke Kemenpora-RI.
Dari situ, Kemenpora akan melakukan seleksi nasional pada 2 Juni. Kemuduian memilih satu peserta finalis dari masing-masing provinsi. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi pusat akan disampaikan pada rentang 10–13 Juni 2025.
“Ini sistem seleksi nasional. Karena beberapa tahun terakhir ada kritik soal kualitas peserta dari daerah. Jadi saat ini pusat yang memutuskan,” tambahnya.
Peserta terpilih dari daerah ini, nanti akan diberangkatkan ke Jakarta pada 19 Juni, untuk pembekalan lanjutan selama beberapa hari. Jadi nanti mereka sebelum bertolak ke Singapura pada 22 Juni 2025, mereka sudah dilakukan pembinaan mendalam oleh pusat.

“Jadi nanti, mereka diberangkatka ke Jakarta dulu sebelum ke negara tujuan Singapura. Tujaunnya untuk pembekalan dan pembinaan lanjutan beberapa hari oleh tim pusat Kemenpora. jika dinilai sudah memenuhi kualifikasi, maka akan langsung dikirim,” terang Rusmulyadi.
Kata Rusmulyadi, nanti saat dinegara tujuan, yakni Singapura, mereka akan menjalani program selama sekitar satu bulan penuh. Program itu mencakup pelatihan kepemimpinan, forum diskusi, proyek kolaboratif, homestay bersama keluarga angkat. Juga akan dilakukan kunjungan kehormatan ke institusi pemerintahan dan budaya yang ada di Singapura. Jadi agenda mereka sangat padat, dan memang harus perwakilan yang memenuhi kualifikasi.
“Selama program, peserta dari Indonesia ini tinggal di rumah orang tua asuh. Ini penting untuk saling memahami. Mulai dari budaya, dan tata cara hidup masyarakat Singapura secara langsung. JAdi mereka akan mengikuti budaya setempat,” beber Rusmulyadi.
Rusmulyadi juga menguraikan, bagi mereka yang terpilih akan menjadi duta pemuda Indonesia. Bukan sekadar peserta pelatihan biasa. Namun pelatihannya yang harus eksta ketat dan disiplin kuat. Karena selama berada di luar negeri, para peserta dari Indonesia ini akan mengenakan seragam resmi. Yakni seragam delegasi Indonesia, dan tentunya menjalankan tugas serupa Diplomat muda.
“Bisa dibilang mereka ini adalah duta besar pemuda kita di Singapura. Mereka akan memperkenalkan Indonesia di luar negeri, melalui sikap, ucapan, hingga aksi sosial dan budaya,” terang Rusmulyadi.
Bagi yang memenuhi syarat dan tertarik mengikutinya bisa segera mendaftar. Untuk informasi pendaftaran bisa diakses melalui platform resmi kepemudaan Dispora Kaltim di Go Sepakat di https://talent.gosepakat.id/course/68.
“Kita ingin yang terpilih nanti bisa membanggakan Kaltim. Tentunya juga menginspirasi pemuda-pemudi lainnya di daerah. Tahun lalu, peserta dari Kaltim bahkan dipercaya menjadi ketua delegasi Indonesia, untuk program di Australia. Hal itu tentunya sebuah prestasi yang harus dilanjutkan bagi generasi berikutnya,” seru Rusmulyadi. (Adv/Adm1)
JADWAL PERTUKARAN PEMUDA KALTIM KE SINGAPURA PROGRAM SYILEP-PPAN 2025
1-Pendaftaran Dibuka April hingga 11 Mei
2-Seleksi Tingkat Provinsi Kaltim 14–16 Mei
3-Seleksi Nasional 2 Juni
4-Pengumuman Hasil Seleksi Nasional 10–13 Juni
5-Pembekalan di Kemenpora Jakrata 19 Juni
6-Berangkat ke Singapura 22 Juni
