26/04/2026

Kejurprov Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 Dibuka, 129 Atlet se-Kaltim Berlaga

0
Kejurprov Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 Dibuka, 129 Atlet se-Kaltim Berlaga

Kejurprov Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 Dibuka, 129 Atlet se-Kaltim Berlaga di Balikpapan

Loading

Iklan Benner Dispora Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Balikpapan- Acara Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Kelompok Umur 2025, se-Kalimantan Timur (Kaltim), kali ini dihelat di Kota Balikpapan. Tepatnya di Arena Tower Panjat Tebing, BSCC (Balikpapan Sport and Convention Center) Dome, dan laksanakan sejak Senin (7/5/2025). Sedikitnya ada 129 atlet ikut berlaga dalam kopetisi yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim itu.

“Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan lancar dari awal hingga sekarang. Semoga sampai selesai tetap kondusif. Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemprov yang diberikan kepada FPTI Balikpapan untuk kembali menjadi tuan rumah,” jelas Ketua Umum FPTI Balikpapan, Jundi Rahmad Danny saat ditemui di arena kompetisi.

BANK KALTIM KPR
BANK KALTIM KPR

Dikatakan Jundi, Balikpapan kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pusat olahraga panjat tebing di Kalimantan Timur. Hal ini dengan menjadi tuan rumah Kejuaraan Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 tingkat provinsi. Dirinya menyatakan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Balikpapan sebagai penyelenggara.

Kemudian Jundi juga menyampaikan, bahwa kegiatan berlangsung dengan lancar dan aman hingga hari ketiga pelaksanaan. Jadi baru dijadwalkan dibuka secara resmi, pada Kamis (9/5/2025), oleh Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK). Agendanya Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kaltim, Rusdiansyah Aras dan Ketua FPTI Kaltim, Misbachul Choir akan mendampingi Kadis dalam pembukaan.

Diterangkan Jundi, untuk Kejurprov tahun ini mampu mencatatkan sebagai sejarah baru. Karena dinilainya semua daerah di 10 kota dan kabupaten se-Benua Etam ikut berpartisipasi mengirimkan perwakilan atletnya. Jadi Jundi menuturkan, sejak tahun 2008, baru kali ini seluruh FPTI kabupaten dan kota di Kalimantan Timur ambil bagian seluruhnya dengan mengirimkan atletnya bertanding.

“Kategorinya kelas umur juga cukup banyak, karena fokusnya memang pada kelompok umur. Ini sesuai arahan dari Ketua FPTI Kaltim dan Dispora Kaltim. Bahwa kita menekankan regenerasi atlet dari usia dini hingga junior,” terang Jundi.

Jundi menambahkan bahwa FPTI Balikpapan memiliki komitmen kuat, dalam mendukung pembinaan dan pengembangan atlet panjat tebing. Terutama di kalangan usia muda. Pihaknya juga membuka peluang bagi Balikpapan, untuk kembali menjadi tuan rumah berbagai agenda kejuaraan ke depannya.

“Kami selalu terbuka jika kembali ditunjuk sebagai tuan rumah. Perlahan-lahan kami akan terus melengkapi fasilitas yang ada. Agar Balikpapan dapat menjadi pusat kegiatan panjat tebing di Kalimantan Timur,” jelasnya.

Partisipasi aktifnya 10 daerah se-Kaltim secara lengkap sejak 2008 itu menandakan, bahwa pembibitan dan pembinaan atlet Panjat Tebing di semua daerah mulai tumbuh secara merata. Jadi proses ini harus terus dipupuk untuk meningkatkan kualitas fisik dan mental serta kemahiran atlet usia dini tersebut dalam bertanding. Sehingga daat ada pertandingan level nasional, seperti PON 2028 nanti, mereka sudah menjadi atlet junior dan senior yang berprestasi.

Suasana pertandingan para atlet dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Kelompok Umur 2025, se-Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Balikpapan di Arena Tower Panjat Tebing, BSCC (Balikpapan Sport and Convention Center) Dome.

Jundi juga menyoroti pentingnya regenerasi atlet. Karena saat ini masih terdapat kesenjangan cukup besar, antara atlet senior dan junior di daerah. Hal ini juga menjadi perhatian serius dari Dispora dan KONI Kalimantan Timur.

“Kepala Dispora Kaltim menegaskan, bahwa kita saat ini sedang mengalami krisis atlet. Maka dari itu, pembinaan usia dini menjadi sangat penting. Ini yang terus kami dorong, melalui berbagai kegiatan-kegiatan pertandingan serta kejuaraan seperti ini,” urai Jundi.

Tampak dalam pertandingan kejuaraan di antara para peserta itu, ada nama Egy Putra Ardhani cukup tangkas. Dia atlet muda Kota Tenggarong, berusia 19 tahun dari Kutai Kartanegara (Kukar) ini turut mencuri perhatian. Meski tidak berasal dari latar belakang keluarga atlet, Egy menunjukkan semangat luar biasa untuk mengukir prestasi dalam kompetisi itu.

“Kalau dari keluarga sendiri memang tidak ada yang berprofesi di bidang olahraga. Tapi mereka sangat mendukung dan senang saya ikut perlombaan,” kata Egy usai menyelesaikan salah satu nomor pertandingan kelas.

Egy, yang kini telah aktif mengikuti berbagai kejuaraan daerah (Kejurda), punya harapan besar. Menyatakan diri, bisa mengharumkan nama daerahnya di kancah nasional dan internasional. Dia juga secara khusus menargetkan diri bisa berlaga dalam ajang bergengsi World Cup Mountain Speed Climbing (MSC) yang pernah dilaksanakan di Bali.

“Harapannya ke depan semoga saya bisa ikut kejuaraan dunia seperti World Cup di MSC di Bali. Supaya bisa membanggakan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kaltim serta keluarga saya,” ujar Egy dengan penuh antusias.

Komitmen FPTI Kukar sendiri cukup getol. Yakni terus mendorong perkembangan atlet muda daerah melalui pelatihan rutin, dan partisipasi dalam berbagai kejuaraan. Dukungan dari pengurus serta kerja sama dengan stakeholder olahraga daerah menjadi kunci keberhasilan pembinaan atlet seperti Egy ini.

Dengan penyelenggaraan yang sukses dan partisipasi penuh dari seluruh wilayah di Kaltim. Diharapkan kejuaraan panjat tebing tahun ini menjadi momentum penting. Terutama bagi kemajuan olahraga panjat tebing di Kalimantan Timur.

Agus Hari Kesuma juga mengapresiasi penitia pelaksana dan tuan rumah Kejurprov Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 Tingkat Kaltim ini. Karena pertandingan ini untuk memberikan wadah bagi para atlet usia dini dan junior untuk unjuk kebolehan. Juga sebagai fasilitas penjaringan bibit berprestasi daerah untuk mewakili Kaltim ke depannya. Dengan kompetisi tersebut mereka memiliki semangat dan daya juang untuk menang.

“Kita apresiasi dan terus dorong untuk pengurus daerah melakukan pelatihan, pembinaan dan pertandingan. Seperti Kerjuda dan Kejurprov di Kota Balikpapan ini. Karena sebagai fasilitas mereka atlet muda tersebut untuk naik level mewakili Kaltim,” pesan AHK. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan