23/04/2026

Dispora Soroti Sumber Masalah Prestasi Atlet Kaltim, Dorong Pelatih Fisik Harus Tepat Sasaran

0
Dispora Soroti Sumber Masalah Prestasi Atlet Kaltim, Dorong Pelatih Fisik Harus Tepat Sasaran

Dispora Soroti Sumber Masalah Prestasi Atlet Kaltim, Dorong Pelatih Fisik Harus Tepat Sasaran. Tampak pelatih sedang melakukan pelatihan pada atlet di Stadion Kadrie Oening Samarinda

Loading

Iklan Benner Dispora Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mengemukakan mengenai tantangan besar dalam pembinaan dunia olahraga. Yakni bukan lagi sekadar teknis atau taktik pertandingan saja. Melainkan menyangkut kualitas pembinaan fisik yang masih belum terstandardisasi dengan baik di Kaltim. Informasi mengenai akar hambatan ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading beberapa waktu lalu.

Rasman mewakili Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK) menegaskan, pentingnya memastikan pelatihan tersebut. Tidak hanya menjadi seremoni serapan anggaran semata. Melainkan benar-benar melahirkan pelatih fisik yang kompeten dan relevan. Tentunya yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Sehingga pelatih bisa menghasilkan atlet yang berprestasi saat pertandingan.

Bankkaltimtara kelola keuangan DG 2024
Bankkaltimtara kelola keuangan DG

“Yang kita butuhkan bukan sekadar pelatih yang pegang sertifikat saja. Tetapi yang benar-benar mampu mendampingi atlet sesuai caban olahraga (Cabor)-nya. Misalkan pelatih untuk sepak bola, harus paham dinamika sepak bola. Begitu pula untuk silat, panahan, dan lainnya,” jelas Rasman, belum lama ini.

Rasman juga bahkan menyoroti pentingnya seleksi peserta pelatihan. Menurutnya, banyak pelatih yang usianya sudah tidak lagi produktif, atau bahkan tidak aktif di dunia olahraga. Namun tetap mengikuti pelatihan semacam ini. Hal itu dikhawatirkan hanya akan memperbesar jurang, antara teori dan praktik di lapangan.

“Kalau peserta pelatihnya tidak relevan, materinya sebagus apa pun jadi sia-sia. Ini bukan kuliah, ini soal kesiapan menghadapi medan sesungguhnya,” tegas Rasman lagi.

Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading mengemukakan pelatih harus bisa melatih atlet sesuia fisik, agar atlet tidak hanya kuat. Tetapi dipastikan juga tahu bagaimana memaksimalkan performa secara berkelanjutan.

Rasman juga mengungkapkan, bahwa salah satu penyebab utama atlet Kaltim kerap gagal. Terutama saat mendekati puncak kompetisi, seperti semifinal atau final adalah faktor stamina. Dirinya menyebut, banyak atlet yang tampil dominan di awal pertandingan, namun kedodoran di akhir. Karena fisik yang tidak tahan tekanan.

“Kita sering kalah bukan karena strategi, tapi karena kehabisan tenaga. Ini harus jadi peringatan, bahwa pembinaan fisik bukan pelengkap, tapi fondasi utama,” urai Rasman.

Rasman menambahkan, Dispora Kaltim punya harapan besar pada pelatih. Yakni pelatih agar bisa mengutamakan pelatihan fisik ke depannya. Sehingga bisa diarahkan untuk menghasilkan tenaga kepelatihan yang tidak hanya punya teori. Tetapi juga kesiapan praktik dan pemahaman konteks cabor yang spesifik. Sebab, pembinaan yang efektif dimulai dari siapa yang membina.

“Kalau pelatih fisiknya tepat, atlet tidak hanya kuat. Tetapi dipastikan juga tahu bagaimana memaksimalkan performa secara berkelanjutan,” ujar Rasman.

Langkah ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas pembinaan atlet secara menyeluruh. Juga bisa menyiapkan Kalimantan Timur bersaing lebih kuat. Terutama dalam ajang olahraga nasional, termasuk PON mendatang. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan