Arfan Dorong Penguatan Koperasi dan Kebijakan Lingkungan Berkeadilan di Kaltim
Arfan Dorong Penguatan Koperasi dan Kebijakan Lingkungan Berkeadilan di Kaltim
![]()

AspirasiNews.id, Kutim- Harapan baru, bagi sektor koperasi dan lingkungan, di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terbuka lebar. Informasi ini dikemukakan oleh Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), H Arfan SE MSi, saat menggelar langsung kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-8. Dengan tujuan untuk menjamin dukungan dana, dan regulasi yang berkeadilan.
Acara PDD Arfan kali ini mengangkat tema “Kebijakan Lingkungan yang Berorientasi Kesinambungan dan Keadilan”. Kegiatan ini berlangsung pada akhir bulan lalu, dan dihadiri oleh Kepala BRI Wahau, pengurus koperasi, serta perangkat pemerintahan setempat.

H Arfan secara tegas, menyampaikan komitmennya. Yakni untuk memastikan koperasi, mendapat dukungan finansial, dari pemerintah daerah (Pemda).
“Hari ini, kita bicara kebijakan lingkungan. Yang mana berorientasi berkesinambungan, dan berkeadilan. Ke depan, kita perjuangkan. Agar koperasi bisa masuk dalam APBD, lewat aspirasi dan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Kalau ada koperasi, silakan sampaikan, kita siap mewadahi,” tegas Arfan, Anggota Komisi-III DPRD Kaltim ini.
Permaparan PDD oleh Arfan Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil)-VI (Bontang-Kutim-Berau) ini, sangat mencerahkan. Karena mampu memberikan angin segar, terutama bagi pengembangan ekonomi kerakyatan di daerah.
Sektor lingkungan dan sawit, menjadi sorotan utama. Narasumber, Ade Akbar menekankan. Pentingnya korelasi antara regulasi, koperasi, dan perkebunan sawit berkelanjutan.
Ade menyoroti terbitnya Perpres (Peraturan Presiden) 16 Tahun 2025. Yang mana, menuntut pengelolaan perkebunan harus ramah lingkungan. Khususnya agar petani tidak lagi mengandalkan bahan-bahan kimia berbahaya.
Ada kabar membanggakan, bahwa Kalimantan Timur ternyata menjadi daerah dengan jumlah sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) terbanyak, dalam dua tahun terakhir. Hal itu berkat kerja sama dengan Pemerintah Jerman.
“Untuk keberlanjutan penerima manfaat sertifikasi, kita tentu membutuhkan dukungan dari pemerintah. Agar program ini terus berjalan,” beber Ade.
Ade juga menegaskan, perlunya dukungan jangka panjang. Sehingga keberlangsungan yang selama ini sudah terbentuk, bisa terus lestari.
Pasca diskusi PDD yang hangat tersebut, H Arfan kembali menegaskan komitmennya. Yakni memperjuangkan penguatan koperasi, dan memastikan kebijakan lingkungan yang adil. Demi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur dan Kaltim. (Adv/DPRD Kaltim)
