24/03/2026

Serukan Kolaborasi Konkret Hadapi Ancaman Perbatasan, DPRD Kaltim Hadiri Forum Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah

0
Serukan Kolaborasi Konkret Hadapi Ancaman Perbatasan, DPRD Kaltim Hadiri Forum Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah

Serukan Kolaborasi Konkret Hadapi Ancaman Perbatasan, DPRD Kaltim Hadiri Forum Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah. Anggota DPRD Kaltim, bersama jajaran Forkopimda menghadiri kegiatan Pengarahan Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah di Balai Mufakat, Rumah Jabatan Bupati Berau, Rabu (16/7/2025).

Loading

Iklan Benner DPRD Kaltim 2025

AspirasiNews.id, Berau- Dalam rangka memperkuat koordinasi lintas sektor, Anggota DPRD kalimantan Timur (Kaltim), Syarifatul Sya’diah, Husin Djufrie, dan Apansyah, menghadiri kegiatan Pengarahan Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah, pada rabu (16/7/2025). Acara itu digelar, di Balai Mufakat, Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Berau. Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim, H Rudy Mas’ud (Harum), Wakil Gubernur (Wagub) Seno Aji, Pangdam-VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, serta jajaran Forkopimda dan pejabat daerah.

Forum ini menjadi ruang strategis, untuk menyamakan persepsi. Antara unsur legislatif, eksekutif, dan aparat keamanan. Terutama dalam menghadapi tantangan geopolitik, dan pembangunan di wilayah perbatasan Kalimantan Timur.

Bankkaltimtara e-Tiket 2024
Bankkaltimtara e-Tiket

Kabupaten Berau, sebagai gerbang utama wilayah utara Kaltim, dan berbatasan langsung dengan perairan internasional. Hal ini dinilai, memiliki posisi vital dalam peta pertahanan, dan ekonomi provinsi. Namun, potensi besar ini, juga diiringi oleh kerentanan terhadap ancaman lintas batas, penyelundupan. Terutama gangguan keamanan, yang dapat menghambat investasi, dan pariwisata.

Anggota DPRD Kaltim, Husin Djufrie, menegaskan. Bahwa sinergitas antarlembaga, bukan sekadar formalitas. Melainkan kebutuhan mendesak, untuk menciptakan stabilitas yang berkelanjutan.

“Berau bukan sekadar wilayah pinggiran, tapi pintu masuk strategis Kaltim. Tanpa koordinasi yang kuat, antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan DPRD, kita berisiko kehilangan kendali. Terutama atas arah pembangunan, dan keamanan,” tegas Husin.

Pihaknya juga menyoroti, pentingnya peran legislatif. Khususnya dalam memastikan, bahwa kebijakan keamanan tidak hanya bersifat reaktif. Tetapi juga proaktif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Kami di DPRD hadir, bukan hanya sebagai pengawas. Tapi sebagai mitra strategis, dalam merumuskan kebijakan. terutama yang menjamin rasa aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” tambah Husin lagi.

Forum ini juga menjadi ajang refleksi, atas tantangan koordinasi lintas sektor yang kerap terhambat, oleh ego sektoral, dan tumpang tindih kewenangan. Dalam konteks ini, DPRD Kaltim mendorong, agar sinergi tidak berhenti pada level simbolik. Tetapi diwujudkan dalam kebijakan terpadu, alokasi anggaran yang responsif, dan pelibatan masyarakat sipil, dalam menjaga ketertiban.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata, dan sesi foto bersama. Namun lebih dari itu, kehadiran DPRD Kaltim, menjadi penanda. Bahwa stabilitas wilayah strategis, seperti Berau membutuhkan komitmen politik, keberanian institusional, dan kemauan bersama. Untuk melampaui sekat sektoral, demi kepentingan rakyat. (Adv/DPRD Kaltim)

Tinggalkan Balasan