27/02/2024

Dispora Dorong Pemuda Milenial Kaltim Ciptakan Lapangan Kerja Mandiri Sesuai Keahlian

0
Dispora Kaltim-Ajak Pemuda Ciptakan Lapangan Kerja

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman Rading saat berkunjung di bengkel desa pelosok Kaltim agar di jadikan contoh bagi pemuda lain ciptakan lapangan kerja sesuai keahlian.

DISPORA KALTIM

AspirasiNews.id, Samarinda- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengajak kaum muda milenial di Benua Etam untuk menjadi wirausaha muda. Yakni menciptakan lapangan kerja sendiri secara mandiri sesuai dengan bidang keahliannya. Misalkan suka otomotif dan mesin, membuka bengkel kendaraan ringan secara sederhana.

BANKALTIM CMS

Ajakan ini tidak hanya bagi pemuda di kota saja, tetapi juga hingga pelosok desa. Hal ini terus digaungkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rasman Rading. Yakni pemuda agar tidak malu menggeluti jiwa hobi dijadikan wirausaha, guna menciptakan lapangan pekerjaan.

“Hal itu kami sampaikan pada masyarakat khususnya pemuda Kaltim sebagai bentuk kepedulian Dispora. Dalam hal memenuhi lapangan pekerjaan. Kami yakin bahwa pemuda di Kaltim ini mampu bekerja dengan membuat lapangan pekerjaannya sendiri,” jelas rasman rading mewakili Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK) Jumat (10/11/2023).

Rasman sebagai perpanjangan tangan pemerintah bertekad agar pemuda dapat berperan penting. Karena saat ini terlebih lagi dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sehingga dipastikan persaingan lapangan pekerjaan baru akan makin sempit. Dikarenakan banyaknya pendatang dari luar Kaltim ke IKN.

“Kami ingin mendongkrak jiwa kaum muda. Para milenial ini. Untuk berani menjadi wirausaha di bidang apapun yang dikehendaki dna disukai. Intinya, syarat menjadi pengusaha harus berani mencoba,” tegas Rasman lagi.

Rasman Rading dalam suatu pagi dipelosok desa dalam kunjungan kerjanya ke daerah untuk memberikan semangat pemuda ciptakan lapangan kerja sendiri

Disebutkan Rasman, pola pikir pengusaha dan pekerja itu berbeda. Dimana pekerja biasa merencanakan dulu baru bekerja. Sementara pengusaha bertindak lebih dulu. Jika ada masalah di dalam perjalanan usahanya, baru melakukan evaluasi dan mencari solusi atas kendala tersebut.

”Jadi pengusaha harus berani. Jika ada hambatan akan dicari solusi jalan keluarnya untuk maju dna berkembang,” seru rasman.

Rasman juga berpesan pada pemuda. bahwa saat ini banyak pemuda yang berniat menjadi pengusaha. Kunncinya harus berani, jujur dan tidak takut mencoba tantangan baru. Karena pangsa pasar yag baru terbuka luas di Kaltim. tewrlebih masa peresmian IKN.

“Pesan saya juga jangan takut gagal dan jangan mudah menyerah. Intinya saya mengajak kaum muda agar terus belajar, berinovasi, dan berkolaborasi sesama pemuda,” pungkas Rasman. (Adv/Adm1)

Tinggalkan Balasan